Cara Mengobati Sabung Ayam Yang Turun Urat

Cara Mengobati Sabung Ayam Yang Turun Urat – Salah satu penyakit pada ayam aduan yang cukup serius dan dapat menggangu pergerakan dari sang ayam dalam sebuah laga sabung ayam. Turun urat pada ayam harus di tangani dengan cepat dikarenakan dapat menyebabkan lumpuhnya kaki ayam aduan tersebut. Turun urat pada ayam aduan di sebabkan oleh 2 faktor seperti berikut.

Hal pertama penyakit turun urat pada ayam karena digebrak pada saat usia ayam terlalu muda, hal kedua, karena adanya benturan keras pada ayam aduan tersebut. Nah pada kesempatan kali ini kami akan membahas bagaimana penyebab, ciri – ciri  dan cara mengobati penyakit turun urat ini. Silahkan di baca di bawah ini:

Seperti yang sudah di jelaskan di awal, ayam turun urut biasanya terjadi dikarenakan dua hal. Penyebab yang paling umum terjadi adalah dikarenakan umur ayam yang terlalu muda dan saat di gebrak.atau karena ayam aduan yang masih muda sudah di gebrak oleh ayam yang lebih tua.

Perlu anda ketahui bahwa umur ayam muda struktur tulang dan juga otot masihlah belum maksimal sehingga dapat mengganggu struktur organ gerak dari ayam tersebut. Tapi dalam mengobati ayam yang turun urat dari gebrak dari ayam tua akan lebih mudah untuk di tangani dari pada ayam yang turun urat dari hasil benturan.

Selain karna digebrak di umur yang sangat muda, ayam dapat juga alami turun urat karna bentrokan. Penyebabnya ayam turun urat karna bentrokan ini seringkali tidak di ketahui. Tidak cuma ayam muda, penyakit turun urat karna bentrokan dapat juga berlangsung pada ayam yang umurnya telah cukup sesudah ia berlaga. Biasanya turun urat berlangsung karna bentrokan yang begitu keras. Bentrokan ini bisa dikarenakan oleh kekeliruan memukul maupun karna terserang pukulan waktu ayam bertanding atau digebrak.

Ciri ayam yang mengalami turun urat ada dua. Pertama, kaki ayam yang terserang turun urat juga akan merasa lebih panas sesudah digebrak (bisa di ketahui lewat cara meraba kakinya), ayam juga akan sering mengangkat satu diantara kakinya, serta saat jalan ia tampak pincang serta tidak ingin bertumpu di kaki yang terserang turun urat.

Untuk menyembuhkan ayam yang mengalami turun urat, sebagian perawatan ini dapat Anda kerjakan. Namun langkah menyembuhkan ayam turun urat yang dapat dibuktikan sukses adalah dengan perawatan yang berkaitan. Berarti perawatan ini dijalani dengan teratur memakai obat alami untuk obat luar & obat warung jadi obat dalam. Lebih detilnya, langkah tepat menyembuhkan ayam turun urat yaitu seperti berikut :

Kaki ayam yang mengalami turun urat diperban/dibungkus dengan kain kasa sehari-hari. Dalam kain itu ditempelkan tumbukan daun serai pas di kaki ayamn yang mengalami turun urat. Daun serai adalah obat alami untuk ayam turun urat yang telah dapat dibuktikan ampuh.

Kaki ayam yang mengalami turun urat mesti dibalut seperti merawat orang yang patah tulang, namun upayakan agar kaki ayam tetaplah dapat memijak tanah. Balutan itu baiknya senantiasa ditukar sehari-hari. Serta saat juga akan ganti daun serai, baiknya kaki ayam di rendam dengan air es sepanjang sebagian menit, lantas dibungkus sekali lagi seperti awal mulanya.

Terkecuali mengaplikasikan langkah menyembuhkan ayam turun urat dengan bahan herbal itu, baiknya penyembuhan dari dalam juga dikerjakan supaya percepat sistem pengobatan. Penyembuhan dari dalam dikerjakan dengan memakai obat rematik/semacamnya sesuai sama dosis lewat minumannya sepanjang 4 hari berturut – ikut. Obat rematik yang dapat diberi dapat berbentuk obat rematik yang dipakai untuk manusia, umpamanya Penstrip 405 serta Rifampicin.

Sekianlah langkah dalam menyembuhkan ayam mengalami turun urat yang dapat Anda cobalah jalankan pada ayam aduan Anda. Yang butuh diingat adalah biarlah ayam yang mengalami turun urat untuk beristirahat keseluruhan. Pada jam 9 pagi, biarlah ayam beristirahat di kandang, janganlah lupa selalu untuk sediakan air minum. Sesudah 4 hari perawatan, umbar ayam ditempat yang aman serta janganlah dibiarkan ayam Anda beraktivitas berat hingga ayam itu keadaannya benar – benar sembuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *